Memasang pompa air pada jaringan pipa PDAM yang benar

Cara memasang mesin pompa air untuk menghisap sumber air dari jaringan pipa PDAM memang banyak sekali dilakukan oleh mereke yang merasa debit air pam dirumahnya kurang maksimal bahkan cenderung sangat lemah.

Namun dari sekian banyak persoalan yang kami temui, banyak pengguna pompa air yang masih salah dalam pemasangannya bahkan justru berakibat debit air yang dihasilkan juga tidak berubah lebih baik padahal mereka sudah tentu merugi dengan penggunaan daya listriknya.

Berikut ini adalah simulasi untuk membuat aliran air kebutuhan rumah tangga anda menjadi sangat maksimal meskipun suplai sumber air utama menggunakan jaringan PDAM.

Pasang-Pompa-PDAM

Jadi, pemasangan mesin pompa air yang langsung disambungkan dengan pipa jaringan PDAM akan sangat beresiko ketika debit air layanan pipa PDAM memang sangat minim sehingga mengakibatkan pompa bekerja dengan minim air. Ciri cirinya adalah pompa hanya mampu mengeluarkan air yang sangat lemah disertai dengan gelembung udara.

Dengan membuat penampungan terlebih dahulu untuk menyimpan air dari jalur pipa PDAM akan memberikan suplai yang lebih baik pada mesin pompa air sehingga hasil debit air akan lebih optimal. Untuk operasional buka tutup saluran PDAM bisa dilakukan secara manual ataupun klep pelampung bola.

Cara ini tidak akan beresiko terhadap pompa meskipun kondisi debit air PDAM sedang limit. Namun perlu diingat bahwa mesin pompa harus dipasang pengaman berupa kontrol ketika tampungan kosong agar unit mesin pompa secara otomatis tidak bisa dihidupkan untuk menghindari pompa bekerja tanpa air. Jika ada kesulitan untuk memahami simulasi diatas bisa meninggalkan komentar dan kami siap membantu persoalan anda.

48 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mohon maaf untuk respon yang lambat karena komentar yang masuk sangat banyak, dan bagi yang tidak mendapatkan reply, kemungkinan komentar masuk ke folder spam karena kepadatan server kami