Analisa Penyebab Mesin Pompa Air Bekerja Sangat Lemah (Loyo)

Debit-Pompa-Air-LemahJika mendapati mesin pompa air anda bekerja sangat lemah (loyo) meskipun masih mampu untuk menghisap air, namun biasanya debit air yang dikeluarkan tidak sesuai lagi dengan harapan bahkan seperti pompa yang hampir mati. Sebelum menuju poin cara memperbaiki pompa air yang lemah, ada baiknya untuk melakukan beberapa tahap pemeriksaan awal yang akan memberikan pengertian mengenai sumber permasalahannya.

Lemahnya kinerja sebuah unit mesin pompa air bisa di analisa dari 3 hal yaitu:

Motor. Pastikan kondisi motor (dynamo) anda masih bekerja secara optimal dengan suplai arus listrik yang sesuai dengan spesifikasi pompa.

Advertisement

Input tegangan yang terlalu kecil akan membuat motor berputar di bawah RPM normal sehingga kekuatan yang yang di hasilkan tentu saja tidak akan bisa maksimal.

Daya hisap. Menyesuaikan kekuatan pompa dengan kondisi di lapangan adalah hal yang sangat penting dan harus menjadi perhatian utama sejak awal perencanaan, jangan pernah mencoba atau memaksa untuk menurunkan spesifikasi dengan alasan menekan biaya operasional yang biasanya justru berakibat pada hasil pekerjaan menjadi kurang maksimal.

Sumur dengan kedalaman 30 meter tetap saja bisa anda pasang pompa dengan kekuatan hisap 25 meter, namun resiko yang harus anda tanggung adalah lemahnya debit air yang dihasilkan serta kinerja mesin yang terlalu berat, cenderung akan membuat daya tahan unit pompa air anda tidak mampu berumur panjang.

Daya dorong. Sepesifikasi standart sebuah unit pompa air selain memiliki kekuatan hisap, juga mencantumkan daya dorong (discharge head) yaitu kekuatan mesin untuk mendorong air menuju saluran pipa suplai dengan batas ketinggian tertentu.

Semakin jauh ataupun semakin tinggi jarak tempuh pipa suplai yang melewati batas sepesifikasi normal, maka tidak dapat di pungkiri lagi bahwa hasil kerja pompa akan melemah dan tidak sesuai harapan.

Dari ketiga tahap pemeriksaan masalah pompa air yang lemah tersebut hanya menekankan bahwa anda harus lebih memahami terlebih dahulu secara teknis sumber penyebabnya, sehingga anda dapat melakukan koreksi yang tepat sebagai tahap awal proses perbaikan yang mungkin saja hanya berupa kesalahan ringan dari prosedur teknis yang semestinya di terapkan.<pompair.com>

276 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mohon maaf, sementara kami belum bisa membalas komentar karena kesibukan proyek yang cukup padat. Terimakasih.