Meningkatkan Tekanan Air Dari Toren Atau Tandon Atas

Meningkatkan atau menambah tekanan air instalasi pipa dari toren (tandon) bertujuan untuk memperbesar debit air yang keluar menuju kran, shower dan saluran output lainnya.

Banyak faktor yang mempengaruhi penyebab debit air shower atau kran menjadi sangat lemah dan kecil khususnya yang menggunakan penampungan air di ketinggian.

Analisa dan solusi mengatasi tekanan air dari tandon yang mengalir kurang kuat

Dengan mengetahui berbagai penyebab masalah kenapa debit air kran mengalir lemah maka anda bisa mengambil tindakan untuk melakukan perbaikan.

1 Ketinggian toren kurang mencukupi

Ini merupakan faktor yang sangat penting untuk memberikan tekanan air yang cukup.

Dengan mempercayai teori grafitasi maka semakin tinggi posisi tandon akan meningkatkan tekanan jatuhnya air menuju ke bawah.

2 Kapasitas atau volume tandon

Meskipun ketinggian sudah cukup jika kapasitas toren tidak terlalu besar maka juga akan berpengaruh pada tekanan air yang keluar.

Simulasinya begini, sebuah penampungan air dengan ketinggian 1 meter dan kapasitas volume 1000 liter di berikan lubang sebesar ¾ inch pada bagian bawahnya.

Dibandingakan dengan konstruksi yang sama hanya beda pada kapasitas volumenya yaitu 700 liter. Maka debit atau tekanan air yang mengalir jelas lebih besar simulasi yang pertama.

Dengan memakai rumus debit satuan m3/s maka cara perhitunganya adalah total volume di bagi waktu habisnya air.

Mengitung kecepatan ini memerlukan sebuah wadah takaran contoh 10 Liter kemudian di catat berdasarkan timer mulai air mengalir hingga mengisi wadah sampai penuh maka di dapat kecepatan aliran berapa liter per detik.

3 Besarnya luas penampang saluran atau diameter pipa

Yang terakhir adalah ukuran diameter pipa instalasi yang digunakan.

Semakin besar pipa jaringan tentunya akan menampung banyak kapasitas air sehingga secara otomatis tekanan juga akan meningkat.

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah masih banyak orang yang memasang pipa instalasi dengan menggunakan ukuran ½ inch sehingga ketika telah operasional tampak debit air kran sangat lemah.

Kemudian kalau sudah terlanjur begini maka hanya dengan memakai pompa dorong sebagai salah satu upaya menambah tekanan air dari toren menuju instalasinya.

42 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mohon maaf sementara belum bisa menjawab komentar, kami terkendala jaringan internet dilokasi proyek saat ini sedang berada di area pedalaman. Terimakasih

Advertisement